Balon

Hujan

Daun

petir

-1; --i){ // makes the circle d = document.getElementById('iemsg' + i).style; d.top = Math.round(y[i] + a * Math.sin((currStep + i) / letter_spacing) * circleY - 15) + 'px'; d.left = Math.round(x[i] + a * Math.cos((currStep + i) / letter_spacing) * circleX) + 'px'; }; }, drag = function(){ // makes the resistance y[0] = Y[0] += (ymouse - Y[0]) * speed; x[0] = X[0] += (xmouse - 20 - X[0]) * speed; for (var i = n; i > 0; --i){ y[i] = Y[i] += (y[i-1] - Y[i]) * speed; x[i] = X[i] += (x[i-1] - X[i]) * speed; }; makecircle(); }, init = function(){ // appends message divs, & sets initial values for positioning arrays if(!isNaN(window.pageYOffset)){ ymouse += window.pageYOffset; xmouse += window.pageXOffset; } else init.nopy = true; for (var d, i = n; i > -1; --i){ d = document.createElement('div'); d.id = 'iemsg' + i; d.style.height = d.style.width = a + 'px'; d.appendChild(document.createTextNode(msg[i])); oi.appendChild(d); y[i] = x[i] = Y[i] = X[i] = 0; }; o.appendChild(oi); document.body.appendChild(o); setInterval(drag, 25); }, ascroll = function(){ ymouse += window.pageYOffset; xmouse += window.pageXOffset; window.removeEventListener('scroll', ascroll, false); }; o.id = 'outerCircleText'; o.style.fontSize = size + 'px'; if (window.addEventListener){ window.addEventListener('load', init, false); document.addEventListener('mouseover', mouse, false); document.addEventListener('mousemove', mouse, false); if (/Apple/.test(navigator.vendor)) window.addEventListener('scroll', ascroll, false); } else if (window.attachEvent){ window.attachEvent('onload', init); document.attachEvent('onmousemove', mouse); }; })(); //]]>

Kamis, 29 Oktober 2015

Perkembangan Teknologi di Indonesia



Perkembangan Teknologi di Indonesia
Pada saat ini, kita hidup di zaman globalisasi atau bisa juga disebut zaman modernisasi. Modernisasi sendiri dalam ilmu sosial merujuk pada bentuk transformasi dari keadaan yang kurang maju atau kurang berkembang ke arah yang lebih baik dengan harapan kehidupan masyarakat akan menjadi lebih baik. Modernisasi mencakup banyak bidang, contohnya dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Di zaman modernisasi seperti sekarang, manusia sangat bergantung pada teknologi. Hal ini membuat teknologi menjadi kebutuhan dasar setiap orang. Dari orang tua hingga anak muda, para ahli hingga orang awam pun menggunakan teknologi dalam berbagai aspek kehidupannya. Para petani yang bekerja di ladang juga menggunakan teknologi untuk meningkatkan hasil panennya, contohnya adalah penggunaan traktor mesin yang lebih cepat dan efisien jika dibandingkan dengan bajak yang ditarik oleh seekor kerbau.
Kebutuhan manusia akan teknologi juga didukung dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat. Perkembangan teknologi berkembang secara drastis dan terus berevolusi hingga sekarang dan semakin mendunia. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya inovasi dan penemuan yang sederhana hingga sangat rumit. Bahkan, kurang dari 10 tahun terakhir, teknologi handphone yang awalnya hanya sebuah alat komunikasi nirkabel berkembang menjadi alat komunikasi yang dapat mengambil foto, merekam video, mendengarkan musik, dan mengakses internet dalam hitungan detik. Perkembangan teknologi saat ini merupakan dasar untuk mengembangkan kehidupan berbangsa dan bernegara. Kemajuan suatu negara didasarkan atas seberapa jauh ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikuasai oleh negara tersebut. Hal ini sangat beralasan dikarenakan ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan dasar dari setiap aspek kehidupan manusia.
Bangsa Indonesia merupakan salah satu bangsa yang hidup dalam lingkungan global, maka mau tidak mau juga harus terlibat dalam maju mundurnya penguasaan teknologi dan ilmu pengetahuan, khususnya untuk kepentingan bangsa sendiri. Sebagai negara yang masih berkembang, Indonesia dianggap belum terlalu maju dalam penguasaan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurut mantan Menteri dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Armida Alisjahbana, kemajuan teknologi di Indonesia masih rendah. Ada beberapa indikator yang membuktikan rendahnya tingkat teknologi di Indonesia, seperti kurangnya kontribusi ilmu pengetahuan dan teknologi di sektor industri, sinergi kebijakan masih lemah, dan sedikitnya jumlah ilmuwan di Indonesia.
Berdasarkan data United Nation for Development Program (UNDP) pada tahun 2013, indeks pencapaian teknologi Indonesia berada pada urutan ke-60 dari 72 negara. Ukurannya berdasarkan kepada penciptaan teknologi yang dilihat dari perolehan hak paten dan royalti atas karya dan penemuan teknologi, difusi inovasi teknologi mutakhir yng diukur dari jumlah pengguna internet dan besaran sumbangan ekspor teknologi terhadap barang ekspor, difusi inovasi teknologi lama yang dilihat dari jumlah pengguna telepon dan pemakai listrik, tingkat pendidikan penduduk berdasarkan rata-rata lama sekolah penduduk usia 15 tahun ke atas, dan angka partisipasi kasr penduduk yang menempuh pendidikan tinggi di bidang iptek. Rendahnya kemajuan teknologi di Indonesia terlihat di Indonesia terlihat dari minimnya anggaran pemerintah untuk riset. Walaupun pada tahun 2010 pemerintah Indonesia telah mengalokasikan dana sejumlah 1,9 triliun rupiah (sekitar $205 juta) untuk penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, ternyata dana ini hanya 0,85 dari pendapatan domestik bruto (PDB) per tahun. Jika dibandingkan dengan dana riset di Cina yang berjumlah 2%, Jepang yang berjumlah 3,4%, dan Korea Selatan 4,04% dari PDB, maka bisa disimpulkan bahwa Indonesia cukup tertinggal jauh.
Selain itu, kontribusi ilmu pengetahuan dan teknologi pada bidang sektor produksi di Indonesia juga masih rendah. Hal ini dapat terlihat dari kurangnya efisiensi, rendahnya produktivitas, dan minimnya kandungan teknologi dalam barang ekspor. Ekspor produk manufaktur didominasi oleh produk dengan teknologi rendah sebanyak 60%. Berdasarkan beberapa fakta yang telah disebutkan, dapat disimpulkan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia masih sangat rendah bahkan bisa dibilang tertinggal jika dibandingkan negara-negara lain. Hendaknya, kita terus meningkatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memajukan negara kita.
 Sumber :klik neng kene

Tips Sukses Mengerjakan dan Lulus PATI



Tips Sukses Mengerjakan dan Lulus PATI
1.Berdoa Sebelum Kegiatan di mulai

            Berdoa adalah salah satu cara mendekatkan diri kepada ALLAH SWT dan membantu kita menjadi lebih tenang ,Serta insyaallah akan melancarkan semua yang kita lakukan baik dan menambah keimanan kita menjadi kuat.

2. Bacalah modul
 Walaupun instruktur baru menyampaikan materi BAB I, alangkah baiknya anda 'membalap' dengan membaca materi bab selanjutnya. Karena soal-soal di evaluasi tidak bergantung pada materi terakhir yang dijelaskan instruktur. Akan ada soal yang jawabannya 'nyebar' di modul.

3. Ikuti pembelajaran secara seksama
 Ketika di lab. perhatikanlah dengan baik apa yang disampaikan oleh instruktur. Fokus dan ikuti instruksinya, tentunya ini akan membantu anda dalam mengerjakan soal evaluasi.

4. Kerjakan dengan tenang
             Pada evaluasi pertama, ada 51 soal yang harus dikerjakan dalam waktu 50 menit. Artinya dalam 1 menit setidaknya harus bisa mengerjakan 1 soal. Namun jangan khawatir, ini bukan soal eksakta atau hitung-hitungan. Waktu 1 menit cukup untuk mengerjakan lebih dari 1 soal. Jadi tidak perlu terburu-buru dalam mengerjakannya.

5. Bagi menjadi dua tab
Tips yang terakhir ini saya dapat dari instruktur. Misal soal ada 51, maka klik kanan di nomor 26, klik 'buka di tab baru'. Maka akan ada dua tab yang membagi soal. Jika anda selesai mengerjakan satu tab lalu mengklik 'next', pindahlah ke tab yang satunya selagi menunggu loading. Dengan begitu pengerjaan akan lebih efektif.

6.Jangan Terlalu Banyak Menguntip
Tujuan untuk mengutip adalah untuk menambah referensi pada blog yang ingin kita tampilkan. Tapi dalam pengutipan jangan lupa untuk mencantumkan sumbernya. Biar orang yang memiliki izin web itu tidak marah karena webnya di kutip. Tidak boleh mengutip.

7.Sopan Santun
Dalam dunia nyata terdapat sopan santun dalam beretika, begitupun di dunia maya. Di dunia maya juga harus sopan santun. Sopan santun terhadap semuanya, dalam hal cara berbicara, menulis dll.

8.Tetap Semangat dan Senyum


Tetap semangat dalam mengerjakan setiap tugas yang di berikan oleh dosen maupun kegiatan luar kuliah yang membutuhkan banyak waktu dan menguras tenaga ,tetap tersenyum dan selalu semangat menghadapinya dan jangan pernah menyerah untuk mencoba.






Rabu, 28 Oktober 2015

Keunggulan dari Jurusan PGSD



Keunggulan dan Perkembangan dari jurusan PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar)

PGSD adalah kepanjangan dari pendidikan guru sekolah dasar yang dari dulu sampai sekarang menjadi primadona di setiap perguruan tinggi baik negeri maupun swasta, karena setiap pendaftaran mahasiswa baru yang paling tinggi adalah daftar ke jururusan PGSD,siapa yang tidak ingin masuk kuliah di perguruan tinggi favorit anda serta masuk jurusan yang sesuai dengan cita-cita dan tujuan kita kedepannya. Oleh karena itu banyak para calon mahasiswa yang berlomba-lomba untuk masuk keperguruan tinggi ,tapi saat ini masuk perguruan tinggi sangatlah susah dan hanya orang-orang terpilihlah yang dapat masuk ke perguruan tinggi tersebut tapi tidak jarang pendidikan justru di salah gunakan dengan cara menyogok pihak perguruan tinggi tersebut agar anaknya dapat masuk ke perguruan tinggi tersebut. Dengan demikian orangtua yang seperti itu bukanlah mendukung anaknya melainkan menjerumuskan anaknya kehal-hal yang tidak patut untuk dilakukan. Memang pendidikan membutuhkan biaya yang mahal dan tidak sedikit serta tidak semudah membalikkan kedua telapak tangan untuk masuk keperguruan tinggi ,butuh proses , kerja keras, usaha serta doa untuk mendapatkan semuanya.

*      Keunggulan dari jurusan PGSD
Sebenarnya setiap jurusan mempunyai keunggulan masing-masing, karena blog ini memuat tentang sekolah dasar maka saya sampaikan keunggulan memilih jurusan PGSD. Ada banyak keunggulan jika kita memilih jurusan PGSD, diantaranya adalah:
  1. Lapangan pekerjaannya yang cukup luas. Pendidikan sekolah dasar memerlukan banyak sekali tenaga guru, ini terjadi karena banyak sekali sekolah dasar yang tersebar di seluruh indonesia. Di setiap kampung pasti ada sekolah dasar, berbeda dengan sekolah SMP atau pun SMA. Sebagi contoh di tempat tinggal saya saja di setiap kelurahan hanya tersedia 2-4 SD saja ,serta SMP hanya 1 saja serta masih belum ada SMA, jika kita ingin melanjutkan ke SMA kita harus menempuh perjalanan selama 1 jam setengah untuk itu banyak anak-anak yang tidak melanjutkan ke SMA dikarenakan jarak serta biaya yang tidak mencukupi, serta di kecamatan hanya ada 3 SMP serta belum ada SMA yang seharusnya ada di setiap kecamatan meskipun itu hanya satu.
  2. Rencana pensiun besar-besaran bagi guru SD. Tentunya ini membutuhkan tenaga guru yang baru dan menjadi peluang pekerjaan bagi lulusan PGSD.
  3. Gaji yang cukup besar. Pemerintah sekarang sudah memperhatikan kesejateraan guru SD, gajinya bisa mencapai 5 juta rupiah jika sudah di sertifikasi. Tapi tentunya tidak bijak pula jika kita menilai pekerjaan dari sisi materi. Hal yang lebih penting adalah kepuasan batin dan cita-cita kita.

Dengan demikian banyak orang-orang yang tertarik untuk menjadi guru karena beberapa faktor diantaranya, karena cita-cita, karena desakan dari orangtua, karena tertarik dengan gaji/imbalan, karena hanya ingin coba-coba. Faktor tersebut akan mempengaruhi kinerja kita nantinya, sudah saatnya perguruan tinggi maju dan meningkatkan kualitas dan mutu pendidikanya agar para generasi penerus dapat mencetak prestasi yang lebih baik bukan memainkannya dengan uang. Terutama pada jurusan PGSD yang tentunya akan menjadi tombak dari tingkat pendidikan lainya karena SD adalah sekolah yang mengajarkan pertama kali dan akan dibawa seumur hidup anak tersebut, serta guru-guru yang akan mengajarnya pun haruslah berkualitas dan siap mengabdi demi tewujudnya tujuan bangsa indonesia yang ingin”Mencerdaskan Kehidupan bangsa”.

UMM tercinta



UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG (JAS MERAH KAMPUS PUTIH)



Universitas Muhammadiyah Malang adalah salah satu perguruan tinggi swasta yang berkualitas di tingkat nasional maupun internasional hal tersebut dapat kita lihat dengan prestasi-prestasi yang di capai oleh UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG, di malang banyak sekali Perguruan Tinggi baik itu negeri maupun swasta yang tersebar di seluruh malang tetspi mempunyai AKREDETASI yang berbeda-beda mulai dari A,B, dan C, yang mempunyai akredetasi A adalah perguruan tinggi pilihan yang sudah memenuhi syarat dan ketentuan yang telah di tetapkan oleh Dinas Pendidikan terkait. Didaerah malang ini yang mempunyai AKREDETASI A hanya ada 2 dan salah satunya adalah Jas Merah Kampus Putih Tercinta UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG dan juga UNIVERSITAS NEGERI MALANG, meskipun UMM adalah perguruan tinggi swasta tapi prestasi yang di raih tidaklah tanggung-tanggung yakni sampai ke mancanegara dan juga ada program pertukaran pelajar yang melibatkan mahasiswa asing dalam menjalankan program tersebut. Serta prestasi yang diraih lainya misalnya ,di ukm ,di organisasi ,di dunia pendidikan baik akademik maupun non akademik.Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memiliki 3 kampus, yaitu :
  • Kampus I di Jalan Bandung 1 ==> Untuk Program Studi Pascasarjana 
  • Kampus II di Jalan Bendungan Sutami 188 A ==> Dikhususkan untuk Kedoktteran dan Ilmu Kesehatan 
  • Kampus III di Jalan Raya Tlogomas 246 ==> Sebagai kampus terpadu dijadikan sebagai pusat dari seluruh aktivitas. 
Sebagai salah satu Perguruan Tinggi yang mempunyai Akredetasi A Universitas muhammadiyah Malang terus mengembangkan sistem pendidikan yang akan diajarkan kepada mahasiswa-mahasiswinya agar mampu bersaing di luar sana baik nasional maupun internasional ,UMM ini mempunyai beberapa kegiatan yang dapat di ikuti oleh setiap mahasiswa baru (MABA) antara lain adalah : TAEP, P2KK ,Penggalian Potensi, Pelatihan perpus, dan yang terakhir adalah PATI, beberapa kegiatan tersebut di adakan tentunya dengan tujuan yang baik buat para maba untuk mengasah kemampuan mereka,serta masih banyak hal-hal yang mendukung kreativitas, prestasi, potensi dan bakat yang dimiliki oleh setiap mahasiswa. Sampai saat ini universitas muhammadiyah malang masih terus meningkatkan kualitas perguruan tinggi ini sampai menjadi yang terbaik ,”Dari Muhammadiyah Untuk Bangsa”:D